Senin, 26 Mei 2014

Pengertian, definisi, dan cara ikhlas

Ikhlas itu sulit ya kawan-kawan?
Bukan ttg bagaimana kita diam atau mengucapakan 'iya'. Tapi ini tentang hati kawan-kawan. Karena logikanya saat mulut itu ngomong , hati kita belum tentu terisi kata yang sama. Tapi beda ceritanya saat sebuah kata muncul pertama kali lewat hati. Betul nggak?
Pada dasarnya ikhlas itu adalah keadaan dimana hati bisa menerima suatu hal dengan baik. Lalu yang namanya ikhlas itu erat kaitannya dengan yang namanya 'syukur'. Semisal dalam hal pekerjaan, ketika kawan- kawan udah kerja semaksimal mungkin, upah yang kawan2 dapetin nggak sebanding dengan kinerja kawan2. Apakah ikhlas dalam keadaan demikian ini mudah? Tentu tidak. Tapi harusnya kita sebagai manusia yang sadar bahwa yang namanya rezeki itu udah diatur olehNya. Kita patutnya ikhlas menerimanya. Dengan bersyukur tentunya. Ya minimal kita ngucap 'Alhamdulillah'lah.

Padaa prinsipnya ikhlas itu ada dua. Ikhlas menerima hal apa saja yang datangnya dari manusia dan ikhlas menerima hal apa saja yang datangnya dari Tuhan. Kalau ada yang tanya mana yang lebih sulit? Jawabanya dua-duanya. Ya. Karena yang datang dari Tuhan atau Manusia lain itu nggak semuanya baik. Yang baik mungkin mudah diterima dengan ikhlas ya... tapi yang kurang baik ini loh, apa juga bisa mudah diterima dengan ikhlas??
Saya kasih contoh gini, misal kawan2 adalah seorang bos yang sibuk banget hingga jarang ada waktu untuk keluarga kawan2. Tiba-tiba pada hari minggu, hari dimana kawan2 bisa meluangkan waktu untuk keluarga malah ada meeting mendadak. Nah loh. Kawan2 dituntut harus hadir. Akhirnya kawan2 berusaha keras untuk hadir. Meski harus minta pada anak dan istri kawan2 yang sebenernya nggak merelalan kepergian kawan2. Kawan2 serba tergesa-gesa hingga lupa makan dan mandi. Sayangnya saat perjalanan, kawan2 mendapat kabar bahwa meeting diundur. Menurut kawan2, jika mengalami kejadian ini. Apakah kawan2 mudah untuk menerima hari minggu yang seperti ini? Susah.

Bagaimana cara sederhana untuk ikhlas?
Seperti yangg saya tulis diatas bahwa yang namanya ikhlas itu nggak lepas dari syukur. Jadi cara paling efisien untuk ikhlas itu ya diawali dengan bersyukur. Bersyukur itu adalah berterimakasih atas apa yang telahh kita dapetin. Contoh, misal kawan2 punya motor astea, padahal kawan2 lebih senang kalo punya motor satria. Tapi sayangnya uang kawan2 nggak cukup. Apa yang kawan2 lakukan?. Ya ikhlas aja. Toh banyak orang yang hanya masih punya sepeda. Dengan apa merealisasikan ikhlas itu?. Ya dengan bersyukur. Ucapkan 'alhamduLillah' dan naiki motor itu dengan senang hati.
Mungkin Tuhan menghendaki kawan2 cukup punya motor astrea agar kawan2 bisa lebih rendah hati.
kuncinya adalah menganggap semua sesuatu itu sebagai hal yang positif. Termasuk hal yang negatif. Percayalah bahwa dibaliknya sesuatu yang tidak kawan2 suka pasti ada hikmahnya.

Satu yang perlu kamu inget bahwa yang namanya ikhlas itu susah banget. Serius. Mungkin kawan-kawan mudah bilang 'saya ikhlas' lewat mulut. Tapi sekali lagi yang namanya hati apalagi isinya yang tahu cuma yang punya hati da  yang menciptakannya. Tapi apakah mau selamanya seperti ini tanpa ada prrubahan?
Yok mari perbaiki hati kita. Nggak ada yang bisa merubah kecuali diri kita sendiri.
Terus mendekatkan diri kepadaNya adalah hal yang paling efektif. Karena Dia-lah yang menciptakan hati kita.
Begititulah yang bisa saya tulis tentang ikhlas.
Terimakasih atas atensi.nya :)

Saya Aris Irawan

1 komentar: